Novalina, Fitri (2026) Implementasi layanan pendampingan korban kekerasan dalam rumah tangga di UPTD perlindungan perempuan dan anak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
HALAMAN AWAL__2221026.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (2MB)
BAB I_2221026.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (706kB) | Request a copy
BAB II_2221026.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (651kB) | Request a copy
BAB III_2221026.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (502kB) | Request a copy
BAB IV_2221026.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (872kB) | Request a copy
BAB V_2221026.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (175kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_2221026.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (548kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan permasalahan sosial yang menimbulkan dampak serius terhadap korban, baik secara fisik, psikologis, sosial, maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi layanan pendampingan korban KDRT dan faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaannya di UPTD PPA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan Kepala UPTD PPA dan tenaga pendamping. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, kesimpulan) dengan grand theory pelayanan sosial Max Siporin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk layanan pendampingan yang diberikan UPTD PPA kepada korban KDRT meliputi pendampingan psikologis, pendampingan advokasi/hukum, dan layanan rujukan. Implementasi layanan pendampingan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama. Pertama, Tahap Penerimaan (Intake, Engagement, Contract) meliputi dua pintu masuk layanan (umum dan rujukan ), screening dan pengisian lembar data diri, pendekatan attending secara empatik face-to-face. Kedua, assessment dengan penggalian kondisi fisik, latar belakang kasus, dan memastikan kesiapan korban. Ketiga Planning penentuan jenis layanan (konseling, mediasi, atau rujukan ke psikolog), Keempat, Intervention melalui pendampingan traumatik untuk mengubah sikap dan persepsi korban, client-centered therapy, pembangunan kepercayaan diri, kelima, evaluation dengan membacakan laporan proses perkembangan korban.
Faktor penghambat meliputi keterbatasan SDM, trauma korban, ketergantungan ekonomi, ancaman pelaku, stigma masyarakat, dan kurangnya dukungan keluarga. UPTD PPA mengatasi melalui penentuan prioritas kasus, rujukan ke mitra, dan penyediaan rumah aman. Secara keseluruhan, layanan telah sesuai teori Max Siporin meskipun masih ada keterbatasan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | implementasi; layanan pendampingan; kekerasan dalam rumah tangga; uptd ppa; max siporin |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302 Interaksi sosial |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Bimbingan dan Konseling Islam > Tugas Akhir |
| Depositing User: | FITRI NOVALINA |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 09:33 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 03:31 |
| URI: | https://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/5890 |
