Deakhir, Chychyo Amelia Fadillah (2026) Representasi kajian karakter gender dalam serial film Bidaah. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
Halaman Awal_2222024,.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
BAB I_2222024.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (303kB) | Request a copy
BAB II_2222024.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (437kB) | Request a copy
BAB III_2222024.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (232kB) | Request a copy
BAB lV_2222024.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (877kB) | Request a copy
BAB V_2222024.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (176kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_2222024.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (258kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi karakter gender dalam serial film Bidaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui pengamatan terhadap serial Bidaah Season 1 dan dokumentasi berupa tangkapan adegan yang menunjukkan representasi karakter gender. Analisis data menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang meliputi makna denotasi, konotasi, dan mitos.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh scene yang merepresentasikan karakter gender melalui relasi kuasa antara laki-laki dan perempuan. Karakter Walid direpresentasikan sebagai laki-laki yang memiliki otoritas, dominasi, dan kontrol terhadap perempuan, sedangkan karakter perempuan lebih banyak ditempatkan pada posisi yang subordinat dalam berbagai keputusan yang berkaitan dengan kehidupan mereka. Representasi tersebut terlihat dalam praktik pernikahan paksa, mengatur dan mengotrol perilaku anggota, manipulasi spiritual melalui ritual zikir, penentuan perceraian dan hak asuh anak, penentuan calon istri, serta penolakan terhadap pernikahan paksa spritual, dan perlawanan perempuan terhadap dominasi laki-laki. Bentuk ketidakadilan gender yang ditemukan meliputi subordinasi, dominasi, pemaksaan, kekerasan, tekanan, dan kontrol terhadap keputusan perempuan. Namun, karakter Baiduri ini juga direpresentasikan sebagai perempuan yang memiliki keberanian untuk menolak dan melawan kekuasaan Walid. Dengan demikian, serial Bidaah tidak hanya menggambarkan ketimpangan relasi kuasa antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga menunjukkan adanya upaya perempuan dalam mempertahankan identitas, kehendak, kebebasan, dan haknya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | representasi; karakter gender; serial bidaah; roland barthes. |
| Subjects: | 200 – Agama > 290 Agama lainnya > 297 Agama Islam > 297.5 Etika Islam; Praktik Keagamaan |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Komunikasi dan Penyiaran Islam > Tugas Akhir |
| Depositing User: | Chychyo Amelia Fadillah Deakhir |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 04:31 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 04:31 |
| URI: | https://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/5827 |
