Prasetiawan, Haris Agung (2026) Dinamika forgiveness pada remaja yang mengalami broken home di Bangka Selatan. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahmab Siddik.
Halaman Awal_1924010.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
BAB I_1924010.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (438kB) | Request a copy
BAB II_1924010.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (963kB) | Request a copy
BAB III_1924010.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (344kB) | Request a copy
BAB IV_1924010 (1).pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (669kB) | Request a copy
BAB V_1924010.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (281kB) | Request a copy
Daftar Pustaka _1924010.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (538kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA:
Penelitian ini mengkaji satu persoalan, yaitu bagaimana dinamika forgiveness pada remaja yang mengalami broken home di Bangka Selatan. Penelitian ini bersifat kualitatif. Data serta informasi didapatkan melalui pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini, yaitu remaja SMA/SMK yang mengalami broken home di Kabupaten Bangka. Pengumpulan data dilakukan secara terus-menerus melalui observasi, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Data dianalisa dengan menggunakan reduksi data, display data dan verifikasi data. Selanjutnya, penyajian data menggunakan teknik narasi yaitu menggunakan data sebagai penjelas teori. Adapun hasil yang didapatkan dari penelitian mengenai dinamika forgiveness pada remaja broken home dapat disimpulkan bahwa ketiga informan mampu melewati empat fase dinamika forgiveness antara lain: 1) Pertama,
uncovering phase, ketiga informan merasakan perasaan marah, sedih, kecewa, iri terhadap temannya, kesepian dan depresi akibat perceraian kedua orang tuanya. 2)
Kedua, decision phase, ketiga informan memutuskan untuk forgiveness atau
memaafkan orang tua karena mereka mulai memahami kondisi orang tua mereka dan menghargai keputusan yang dibuat orang tua mereka. 3) Ketiga, work phase, ketiga informan mengalami reframing yaitu pemikiran negatif informan terhadap orang tua berubah menjadi pemikiran yang positif sehingga hubungan informan dengan orang tua membaik. 4) Keempat deepening phase, ketiga informan dapat menemukan makna pemaafan yaitu sebagai perlawanan ego diri sendiri untuk bisa menerima
keadaan, ikhlas, berdamai dengan diri sendiri dan membangun vibes positif sehingga membuat hati tenang dan kesehatan mental pun tidak terganggu serta dapat membangun kualitas hubungan yang baik dengan orang tua maupun keluarga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | dinamika forgiveness; remaja yang mengalami broken home |
| Subjects: | 100 - Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi (ilmu jiwa) > 153 Proses mental dan kecerdasan 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 306 Kultur, ilmu budaya, kebudayaan dan lembaga-lembaga, institusi > 306.81 Pernikahan, Perkawinan, Status Pernikahan |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Psikologi Islam > Tugas Akhir |
| Depositing User: | Haris Agung |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 08:18 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 08:18 |
| URI: | https://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/5572 |
