Fajarsyah, Ahmad (2026) Dinamika resiliensi pada remaja dengan orangtua bercerai dalam mempertahankan prestasi akademik: Studi kasus di Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
HALAMAN AWAL_2224043.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (900kB)
BAB I_2224043.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (543kB) | Request a copy
BAB II_2224043.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (869kB) | Request a copy
BAB III_2224043.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (413kB) | Request a copy
BAB IV _2224043.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
BAB V_2224043.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (182kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_2224043.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (193kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA :
Perceraian orang tua merupakan fenomena sosial yang berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis remaja, terutama dalam aspek emosi dan prestasi akademik, sehingga penting untuk memahami bagaimana remaja mampu beradaptasi melalui resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika resiliensi pada remaja dengan orang tua bercerai dalam mempertahankan prestasi akademik di Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 5 remaja sebagai subjek penelitian yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja mengalami dinamika resiliensi yang diawali dengan munculnya tekanan emosional seperti kesedihan, kebingungan, dan keinginan menyerah, namun secara bertahap mampu beradaptasi melalui dukungan keluarga, keyakinan diri, nilai-nilai personal, serta motivasi untuk meraih masa depan. Resiliensi yang berkembang terlihat dari kemampuan mengelola emosi, berpikir positif, serta mempertahankan motivasi belajar sehingga tetap mampu menjaga prestasi akademik. Resiliensi berperan sebagai faktor protektif yang membantu remaja korban perceraian orang tua untuk beradaptasi secara positif dan tetap berfungsi optimal dalam bidang akademik, sehingga penting untuk diperkuat melalui dukungan keluarga dan lingkungan sosial.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | resiliensi; remaja; perceraian orangtua; prestasi akademik |
| Subjects: | 100 - Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi (ilmu jiwa) > 150 Psikologi (ilmu jiwa) |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Psikologi Islam > Tugas Akhir |
| Depositing User: | Ahmad Fajarsyah |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 02:17 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 02:17 |
| URI: | https://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/5395 |
