Triyani, Dinda (2026) Peran komunikasi interpersonal guru dalam meningkatkan kemandirian belajar anak di SMA Negeri 1 Puding Besar Kabupaten Bangka. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
Halaman Awal_2122049.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
BAB I_2122049.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (353kB) | Request a copy
BAB II_2122049.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (378kB) | Request a copy
BAB III_2122049.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (264kB) | Request a copy
BAB IV_2122049.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (597kB) | Request a copy
BAB V_2122049.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (131kB) | Request a copy
Daftar Pustaka_2122049.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (338kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran komunikasi interpersonal guru dalam proses pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. Pada kenyataannya, masih banyak siswa yang kurang mampu mengatur dirinya dalam belajar, mudah bergantung pada guru, serta kesulitan mengambil keputusan dalam menghadapi permasalahan belajar. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya guru dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif sehingga siswa dapat termotivasi untuk lebih mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam proses belajarnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komunikasi interpersonal guru dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa, serta peran komunikasi interpersonal yang efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 1 Puding Besar, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi interpersonal Joseph A. Devito, yang menekankan lima aspek utama yaitu keterbukaan (openness), empati (empathy), sikap mendukung (supportiveness), sikap positif (positiveness), dan kesetaraan (equality). Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan dua belas Informan yang terdiri dari empat guru dan delapan siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal guru berperan penting dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. Pertama, keterbukaan guru terlihat dari sikap menerima pendapat, keluhan siswa tanpa menghakimi mengenai kesulitan belajar tanpa rasa takut. Kedua, empati guru terlihat dari kemampuan dalam memahami kesulitan serta kondisi emosional siswa sehingga membuat siswa merasa dihargai dan dipahami. Ketiga, sikap mendukung guru terlihat melalui pemberian motivasi, dukungan, dorongan positif, sehingga siswa tidak merasa takut untuk gagal dan lebih berani berusaha secara mandiri. Keempat, sikap positif guru dalam memberi apresiasi sera pujian menciptakan suasana belajar yang nyaman. Kelima, kesetaraan guru dalam memperlakukan seluruh siswa menciptakan rasa adil dan kebersamaan yang mendorong rasa percaya diri serta keberanian siswa untuk mandiri.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | komunikasi interpersonal; guru; anak; kemandirian belajar |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya > 371.3 Metode Pembelajaran, Metode Pengajaran, Metode Pendidikan, Strategi Pembelajaran, Strategi Pengajaran, Strategi Pendidikan 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302 Interaksi sosial > 302.2 Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Komunikasi dan Penyiaran Islam > Tugas Akhir |
| Depositing User: | Dinda Dinda Triyani |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 03:47 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 03:47 |
| URI: | http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/4711 |
