Hazari, Lia (2026) Fenomena waithood pada generasi sandwich di Desa Labu Kecamatan Puding Besar ditinjau dari maslahah. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik -.
Halaman Awal_2132068_PERPUS.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
BAB I_2132068.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (306kB) | Request a copy
BAB II_2132068.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (504kB) | Request a copy
BAB III_2132068.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (266kB) | Request a copy
BAB IV_2132068.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (437kB) | Request a copy
BAB V_2132068.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (119kB) | Request a copy
Daftar Pustaka_2132068.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (184kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA:
Fenomena waithood atau penundaan pernikahan menjadi salah satu realitas sosial yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk pada generasi sandwich di Desa Labu Kecamatan Puding Besar. Generasi sandwich berada pada posisi menanggung tanggung jawab terhadap orang tua dan anggota keluarga lain, sehingga mengalami dilema dalam menentukan waktu pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya fenomena waithood pada generasi sandwich di Desa Labu Kecamatan Puding Besar serta menganalisisnya ditinjau dari konsep maslahah dalam hukum Islam.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan field research, sumber data yang didapat melalui data primer (yang berkaitan dengan subyek penelitian) dan data sekunder (berkaitan dengan literature yang berhubungan dengan obyek penelitian) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semiterstruktur dan dokumentasi. Kemudian dilakukan untuk uji keabsahan data melalui triangulasi, dan tahap akhir yaitu dengan teknik analisis data yang berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena waithood pada generasi sandwich di Desa Labu Kecamatan Puding Besar dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu faktor ekonomi, beban tanggung jawab keluarga, faktor sosial dan budaya, serta faktor psikologis. Dari tinjauan maslahah, penundaan pernikahan yang dilakukan para informan tidak bertentangan dengan prinsip syariat, karena didasarkan pada pertimbangan kesiapan dan kemampuan. Keputusan tersebut dipandang sebagai upaya menjaga kemanfaatan, baik dalam aspek harta, jiwa, maupun stabilitas keluarga, serta mencegah potensi mudarat yang dapat timbul akibat ketidaksiapan dalam membangun rumah tangga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | waithood; generasi sandwich; maslahah |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 306 Kultur, ilmu budaya, kebudayaan dan lembaga-lembaga, institusi > 306.81 Pernikahan, Perkawinan, Status Pernikahan |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam > Tugas Akhir Mahasiswa |
| Depositing User: | Lia Hazari |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 08:05 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 08:05 |
| URI: | http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/4621 |
