Adelia, Bela (2026) Analisis etika komunikasi verbal mahasiswa dalam interaksi tatap muka dan media daring: Studi deskriptif mahasiswa FDKI IAIN SAS BABEL. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
Halaman Awal_2222023.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
BAB I_2222023.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (339kB) | Request a copy
BAB II_2222023.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (367kB) | Request a copy
BAB III_2222023.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (258kB) | Request a copy
BAB IV_2222023.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (581kB) | Request a copy
BAB V_2222023.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (151kB) | Request a copy
Daftar Pustaka_2222023.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (204kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika komunikasi verbal mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung dalam interaksi tatap muka dan media daring, khususnya WhatsApp, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya pelanggaran etika komunikasi verbal tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari mahasiswa dan dosen FDKI yang dipilih untuk memperoleh gambaran menyeluruh dari perspektif pelaku dan penilai komunikasi akademik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa telah memahami prinsip-prinsip etika komunikasi verbal seperti kejujuran, rasa hormat, tanggung jawab, dan empati. Dalam komunikasi tatap muka, sebagian besar mahasiswa sudah menunjukkan sikap sopan, menggunakan bahasa yang santun, serta menghargai dosen dan sesama mahasiswa. Namun, masih ditemukan beberapa bentuk pelanggaran etika, seperti tidak memberi salam, tidak mengetuk pintu sebelum masuk ruangan, tidak menepati janji akademik, serta penggunaan bahasa yang terlalu santai dalam konteks formal. Dalam komunikasi melalui WhatsApp, pelanggaran yang sering terjadi meliputi pengiriman pesan di luar jam kerja tanpa urgensi, tidak memperkenalkan diri, tidak menggunakan salam pembuka, serta penyampaian pesan yang kurang terstruktur.
Faktor-faktor yang memengaruhi pelanggaran etika komunikasi verbal antara lain perubahan budaya komunikasi akibat perkembangan teknologi digital, kebiasaan penggunaan media sosial yang cenderung informal, perbedaan latar belakang sosial dan budaya mahasiswa, serta kurangnya pembiasaan dan pemahaman mendalam mengenai etika komunikasi akademik berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara pemahaman teoretis mahasiswa tentang etika komunikasi dan praktiknya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan dan penguatan budaya komunikasi yang santun, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai Islam di lingkungan akademik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | etika komunikasi; komunikasi verbal; mahasiswa FDKI; whatsAp; komunikasi Akademik. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302 Interaksi sosial > 302.2 Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Komunikasi dan Penyiaran Islam > Tugas Akhir |
| Depositing User: | BELA ADELIA |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 06:29 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 06:29 |
| URI: | http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/4607 |
