Christian, Yogi (2026) Implementasi bimbingan keagamaan dalam menemukan makna hidup bagi lansia di majelis taklim Al-Husna Kecamatan Dendang kabupaten Belitung Timur. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.
Halaman Awal_2221002.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
BAB I_2221002.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (695kB) | Request a copy
BAB II_2221002.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (656kB) | Request a copy
BAB III_2221002.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (521kB) | Request a copy
Bab IV_2221002.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (630kB) | Request a copy
BAB V_2221002.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (421kB) | Request a copy
Daftar Pustaka_2221002.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (464kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi bimbingan keagamaan serta kebermanfaatannya dalam membantu lansia menemukan makna hidup di Majelis Taklim Al-Husna Desa Dendang Kabupaten Belitung Timur. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena meningkatnya kebutuhan lansia terhadap dukungan spiritual dan psikososial, serta peran majelis taklim sebagai wadah non-formal yang memberikan bimbingan keagamaan yang bersifat edukatif, pembinaan, dan penguatan mental-spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi, dengan melibatkan seorang pembimbing agama dan enam jama’ah lansia sebagai informan utama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bimbingan keagamaan di Majelis Taklim Al-Husna dilakukan secara sistematis melalui tahapan identifikasi masalah, analisis data, diagnosis, prognosis, evaluasi, serta pengulangan (muhasabah). Metode bimbingan mencakup metode langsung (ceramah, dzikir, kajian tematik, tahsin) dan tidak langsung (media cetak dan visual), dengan penyesuaian terhadap kondisi fisik, psikologis, dan kebutuhan spiritual lansia. Materi yang diberikan berfokus pada sabar, syukur, dzikir, serta persiapan menuju husnul khatimah. Temuan penelitian mengungkap bahwa bimbingan keagamaan memberikan dampak signifikan terhadap pembentukan ketenangan batin, sikap ikhlas, peningkatan ibadah, serta kemampuan lansia memaknai pengalaman hidup secara lebih positif. Para lansia berhasil menginternalisasi panca cara temuan makna, sebagaimana dikemukakan dalam teori Logoterapi Bastaman. Selain itu, majelis taklim berfungsi sebagai sumber dukungan sosial yang kuat, menciptakan rasa kebersamaan bagi lansia. Secara keseluruhan, bahwa bimbingan keagamaan di Majelis Taklim Al-Husna berperan penting dalam memfasilitasi proses penemuan, pemulihan, dan pemeliharaan makna hidup bagi lansia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | bimbingan keagamaan; makna hidup; lansia; majelis taklim |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya > 371.4 Pendidikan Konseling, Bimbingan Murid, Penyuluhan Murid |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Bimbingan dan Konseling Islam > Tugas Akhir |
| Depositing User: | Yogi Christian |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 06:27 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 06:27 |
| URI: | http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/4559 |
