Sari, Sindi Meita (2026) Penerimaan diri orang tua pada anak yang mengalami Stunting di Desa Kemuja Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
Halaman Awal2224061.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (961kB)
BAB I - 2224061.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (611kB) | Request a copy
BAB II_2224061.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (500kB) | Request a copy
BAB III_2224061.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (440kB) | Request a copy
BAB IV_2224061.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (529kB) | Request a copy
BAB V_ 2224061.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (197kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_2224061.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (425kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA:
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Kondisi ini tidak hanya menjadi permasalahan kesehatan, tetapi juga menimbulkan tantangan psikologis bagi orang tua dalam menerima kondisi anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami secara mendalam penerimaan diri orang tua yang memiliki anak mengalami stunting di Desa Kemuja, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Sedangkan metode penelitian dikategorikan sebagai penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif orang tua dalam menerima kondisi anak mereka yang mengalami stunting. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi mendalam dengan tiga orang tua yang memiliki anak stunting sebagai subjek penelitian. Teknik analisis data menggunakan Interpretive Phenomenological Analysis (IPA) 5 tahapan dalam IPA membaca berkali-kali, membuat catatan awal, membuat tema emergen,membuat tema superordinate, menghubungkan pola-pola antar kasus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan diri orang tua terhadap anak yang mengalami stunting dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk pemahaman tentang kondisi stunting, dukungan sosial dari lingkungan, kondisi ekonomi keluarga, dan tingkat pendidikan orang tua. Temuan mengungkapkan bahwa proses penerimaan diri orang tua berlangsung secara bertahap, dimulai dari fase penolakan atau kesulitan menerima diagnosis, dilanjutkan dengan fase adaptasi, hingga mencapai fase penerimaan penuh terhadap kondisi anak. Penelitian ini juga menemukan bahwa dukungan dari tenaga kesehatan, program pemerintah, dan lingkungan sosial berperan penting dalam membantu orang tua mencapai penerimaan diri yang positif. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi orang tua anak stunting dan perlunya edukasi komprehensif tentang stunting kepada masyarakat untuk mengurangi stigma dan meningkatkan dukungan sosial terhadap keluarga yang menghadapi kondisi ini.
Kata Kunci: Penerimaan diri, orang tua, Stunting.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | penerimaan diri; orang tua; stunting |
| Subjects: | 100 - Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi (ilmu jiwa) > 150 Psikologi (ilmu jiwa) 100 - Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi (ilmu jiwa) > 155 Psikologi diferensial dan psikologi perkembangan |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Psikologi Islam > Tugas Akhir |
| Depositing User: | Sindi Meita Sari |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 07:09 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 07:09 |
| URI: | http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/4506 |
