Fatih, Abillah (2025) Analisis hukum terhadap praktik pernikahan sirri oleh penghulu tidak resmi di tinjau dari hukum Islam perspektif sadd adz-zariah: Studi kasus di KUA Kecamatan Koba. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
Halaman Awal_2132015.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (2MB)
BAB I_2132015.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (362kB) | Request a copy
BAB II_2132015.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (367kB) | Request a copy
BAB III_2132015.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (291kB) | Request a copy
BAB IV_2132015.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (395kB) | Request a copy
BAB V_2132015.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (181kB) | Request a copy
Daftar Pustaka_2132015.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (223kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pernikahan sirri yang
dilakukan oleh penghulu tidak resmi di KUA Kecamatan Koba dalam perspektif hukum Islam, khususnya melalui pendekatan Sadd Adz-Zariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif-empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan Kasi Bimas Islam Kemenag Bangka Tengah, Kepala KUA. penghulu tidak resmi, dan pasangan yang menikah sirri, observasi langsung di lapangan, serta dokumentasi terhadap literatur dan data sekunder yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pernikahan sirri oleh penghulu tidak resmi masih marak terjadi dan berlangsung cukup masif di Kecamatan Koba. Fenomena ini dipicu oleh berbagai faktor, seperti kesulitan dalam memenuhi persyaratan administratif pernikahan resmi, kondisi ekonomi yang terbatas, tekanan sosial-budaya, kehamilan di luar nikah, serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya legalitas pernikahan dalam perspektif hukum negara dan agama. Penghulu tidak resmi dianggap sebagai solusi praktis karena prosedurnya dinilai lebih cepat, murah, dan tidak rumit dibandingkan proses pencatatan resmi di KUA.
Dampak dari praktik pernikahan sirri tersebut sangat signifikan. Secara
sosial, anak yang dilahirkan dari pernikahan tidak tercatat menghadapi kendala dalam pengurusan dokumen kependudukan dan hak pendidikan. Istri juga berada dalam posisi rentan karena tidak memperoleh perlindungan hukum yang layak dalam hal perceraian, kekerasan rumah tangga, maupun pembagian harta warisan. Dari perspektif Sadd Adz-Zariah, praktik ini membuka jalan terjadinya kerusakan yang lebih besar, seperti penyalahgunaan wewenang, pernikahan tanpa wali sah, atau menikahkan pasangan yang belum cukup umur. Oleh karena itu, praktik ini semestinya dicegah melalui penegakan hukum yang tegas dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | pernikahan sirri; penghulu tidak resmi; sadd adz-zariah |
| Subjects: | 200 – Agama > 290 Agama lainnya > 297 Agama Islam > 297.14 Ilmu Fikih/Hukum Islam 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 340 Ilmu hukum |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam > Tugas Akhir Mahasiswa |
| Depositing User: | Abillah Fatih |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 06:42 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 06:42 |
| URI: | http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/4334 |
