Search for collections on IAIN SAS Babel Repository

Tinjauan Yuridis terhadap putusan Hakim Pengadilan Agama Sungailiat Kelas 1B tentang Hadhonah dan pemberian nafkah anak pasca perceraian: Analisis Putusan Perkara Nomor: 90/Pdt/2019/PA.Sglt

Samsudin, Samsudin (2020) Tinjauan Yuridis terhadap putusan Hakim Pengadilan Agama Sungailiat Kelas 1B tentang Hadhonah dan pemberian nafkah anak pasca perceraian: Analisis Putusan Perkara Nomor: 90/Pdt/2019/PA.Sglt. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.

[thumbnail of Halaman Awal_1632005.pdf] Text
Halaman Awal_1632005.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I _1632005.pdf] Text
BAB I _1632005.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (476kB)
[thumbnail of BAB II _1632005.pdf] Text
BAB II _1632005.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (552kB)
[thumbnail of BAB III _1632005.pdf] Text
BAB III _1632005.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (364kB)
[thumbnail of BAB IV_1632005.pdf] Text
BAB IV_1632005.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (244kB)
[thumbnail of BAB V _1632005.pdf] Text
BAB V _1632005.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (185kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA_1632005.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA_1632005.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (300kB)

Abstract

Perceraian adalah putusnya perkawinan antara suamiistri dalam hubungan keluargadengan di putuskan dengan putusan pengadilan agama, Dalam perceraian tersebut akan mengakibatkan efek-efek negatif bagi seorang anak dalam pasca perceraian, dan akan menimbulkan hukum-hukum antara orangtua dan anak-anaknya setelah terjadi perceraian. Seperti hadhânah pemeliharan anak dan tanggung jawab pemberian nafkah terhadap anak pasca perceraian itu semua akan timbul ketika terjadi pasca perceraian antara suami istri. Bisa kita lihat saat ini didalam masyarakat provinsi kepulauan bangka belitung dengan angka perceraian yang sangat tinggi. Bila terjadi perceraian dan telah memiliki anak dibawah umur maka disitu akan menimbulkan permasalahan dalam hadhânah dan pemberian nafkah terhadap anak setelah pasca perceraian. Peneliti menganalisis perkara (Nomor:90/Pdt./2019/PA.sglt), seperti hadhânah dan nafkah anak.
Jenis Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan dan menggunakan metode penelitian Normatif-empiris, Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Ovservasi, Wawancara. Analisis deskriptif yaitu menggumpulkan data secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta yang ada
Pertimbangan hakim dalam mempertimbangkan perkara (Nomor:
90/Pdt.G/2019/PA.Sgl) tentang Hadhânah dan nafkah anak, bahwa dalam perkara ini telah terjadi kesepakatan bersama antara para pihak terkait hadhânah dan nafkah anak. Dalam pelaksanaan putusan hakim, seorang ayah dibebankan untuk membayar nafkah kepada anak sebesar Rp. 2.000.000 (dua juta rupiah) per bulan untuk 3 orang anak dan mantan istri dibebankan untuk memelihara ketiga orang anak. Jika seorang ayah tidak membayar Nafkah tersebut, seorang ibu berhak untuk mengajukan upaya hukum Eksekusi, agar ayah mau membayar dan bertanggung jawab atas nafkah anak tersebut

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords: hadhânah; nafkah anak; tinjaun yuridis; pascaperceraian; pengadilan agama sungailiat
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 346 Hukum privat, hukum perdata
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam > Tugas Akhir Mahasiswa
Depositing User: Esti Kurniawati
Date Deposited: 09 May 2023 08:15
Last Modified: 09 May 2023 08:15
URI: http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/367

Actions (login required)

View Item
View Item