Anshori, Muhammad Yatman (2026) Pandangan toko agama terhadap praktik pernikahan anak dari wanita hamil di luar nikah oleh ayah biologis: Studi kasus di empat Desa Santri Kecamatan Mendo Barat. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
Halaman Awal_2132018.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (544kB)
BAB I_2132018.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (229kB) | Request a copy
BAB II_2132018.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (231kB) | Request a copy
BAB III_2132018.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (185kB) | Request a copy
BAB IV_2132018.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (309kB) | Request a copy
BAB V_2132018.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (148kB) | Request a copy
Daftar Pustaka_2132018.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (162kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA:
Penelitian ini membahas Pandangan Tokoh Agama Terhadap Praktik Pernikahan Anak Perempuan yang Hamil di Luar Nikah Ditinjau dari Hukum Islam dan Hukum Positif (Studi Kasus di Empat Desa Santri Kecamatan Mendo Barat). Fenomena pernikahan akibat kehamilan pranikah hadir sebagai realitas sosial yang kompleks, di mana upaya meredam tekanan sosial dan menutupi aib keluarga kerap berbenturan dengan regulasi negara dan ketentuan fikih terkait keabsahan perwalian. Penelitian ini memfokuskan untuk mengkaji sejauh mana pandangan para tokoh agama di Desa Kemuja, Petaling, Paya Benua, dan Menduk dalam menyikapi status hukum pernikahan tersebut serta kedudukan ayah biologis sebagai wali nikah bagi anak yang dilahirkan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh agama, penyuluh, dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang menangani pencatatan nikah, serta observasi langsung terhadap praktik perwalian di Kecamatan Mendo Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua kecenderungan utama di lapangan, yaitu kecenderungan tekstual-syar’i yang menolak secara mutlak peran ayah biologis sebagai wali jika anak lahir kurang dari enam bulan pasca-akad, dan kecenderungan kontekstual-yuridis yang berupaya menyelaraskan dengan Kompilasi Hukum Islam (KHI).
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa praktik perwalian di empat desa santri Kecamatan Mendo Barat telah berjalan secara selektif melalui skrining ketat administrasi buku nikah oleh pihak KUA, di mana masyarakat memiliki kepatuhan yang tinggi terhadap otoritas fatwa lokal. Dari perspektif hukum Islam dan sosiologi hukum, implementasi pengalihan wali kepada Wali Hakim ini dinilai memberikan kepastian hukum yang mutlak, meminimalisir keraguan teologis, serta sejalan dengan prinsip kehati-hatian (ihtiyat) untuk menjamin validitas perkawinan dan perlindungan hak anak di masa depan.
Kata-kata Kunci: Tokoh Agama, Wali Nikah, Anak Luar Nikah, Desa Santri, Wali Hakim
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | tokoh agama; wali nikah; anak luar nikah; desa santri; wali hakim |
| Subjects: | 200 – Agama > 290 Agama lainnya > 297 Agama Islam > 297.14 Ilmu Fikih/Hukum Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam > Tugas Akhir Mahasiswa |
| Depositing User: | Muhammad Yatman Anshori |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 05:11 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 05:11 |
| URI: | https://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/5748 |
