Fitri, Asari (2026) Peran guru PAI dan budi pekerti dalam mencegah kenakalan remaja : Studi kasus di SMK negeri 1 Pangkalpinang. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
HALAMAN AWAL_2111133.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
BAB I_2111133.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (500kB) | Request a copy
BAB II_2111133.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (626kB) | Request a copy
BAB III_2111133.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (546kB) | Request a copy
BAB IV_2111133.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (798kB) | Request a copy
BAB V_2111133.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (342kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_2111133.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (317kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Guru PAI dan Budi Pekerti dalam mencegah kenakalan remaja serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab perilaku menyimpang tersebut di SMK Negeri 1 Pangkalpinang. Latar belakang penelitian didasari oleh tingginya angka kasus kekerasan dan kenakalan remaja di Indonesia khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta peran strategis sekolah dan guru dalam membentuk karakter peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru PAI, guru BK, kepala sekolah, dan peserta didik, observasi langsung, serta studi dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas, uji transferbilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru PAI dan Budi Pekerti menjalankan peran secara menyeluruh, yaitu sebelum pembelajaran dengan menciptakan suasana kondusif melalui doa, tadarus Al-Qur’an, dan dukungan kebijakan sekolah. Kemudian selama pembelajaran sebagai fasilitator menggunakan metode ceramah dan diskusi dengan pendekatan personal, setelah pembelajaran melalui evaluasi berkala. Selain itu, guru berfungsi sebagai pembimbing, teladan, dan penasehat yang menjadi benteng utama pembentukan akhlak. Sementara itu, kenakalan remaja dipicu oleh gabungan faktor internal (lemahnya pemahaman agama dan ketahanan diri) serta faktor eksternal (kurangnya perhatian orang tua, kondisi ekonomi dan keluarga yang kurang harmonis, lemahnya pengawasan sekolah, serta pengaruh teman sebaya).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | faktor penyebab kenakalan remaja; pencegahan kenakalan remaja; peran guru pai dan budi pekerti |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya > 371.5 Disiplin Sekolah dan Aktivitas yang Berkaitan 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya > 371.9 Pendidikan Khusus, Pendidikan Luar Biasa, Pendidikan Inklusif, Pendidikan Inklusi |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Pendidikan Agama Islam > Tugas Akhir Mahasiswa |
| Depositing User: | FITRI ASARI |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 07:48 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 07:48 |
| URI: | https://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/5430 |
