Azandi, Muhammad Teguah (2026) Urgensi komunikasi persuasif ketua ikatan remaja masjid dalam pembinaan keagamaan di Desa Payabenua. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
Bagian Awal_2222038.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution No Derivatives.
Download (2MB)
BAB 1_2222038.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (150kB) | Request a copy
BAB II_2222038.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (121kB) | Request a copy
BAB III_2222038.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (86kB) | Request a copy
BAB IV_2222038.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (264kB) | Request a copy
BAB V_2222038.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (17kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_2222038.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (82kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA :
Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya tingkat partisipasi sebagian
anggota Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) dalam mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan, sehingga diperlukan strategi komunikasi yang mampu membangkitkan kesadaran dan kemauan anggota untuk terlibat secara aktif tanpa adanya unsur paksaan. Penelitian ini memfokuskan pada proses komunikasi persuasif yang diterapkan oleh ketua IRMAS serta hambatan-hambatan yang dihadapi dalam meningkatkan partisipasi anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi komunikasi persuasif yang dilakukan Ketua Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) Nurul Iman dalam pembinaan keagamaan di Desa Payabenua.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer berasal dari Ketua IRMAS dan anggota IRMAS Desa Payabenua, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, serta dokumen yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif yang dilakukan
Ketua IRMAS telah menerapkan tahapan teori AIDDA, yaitu menarik perhatian (attention) anggota melalui penyampaian pesan yang santai dalam kegiatan keagamaan, membangun minat (interest) dengan menyelenggarakan program yang menarik, menumbuhkan keinginan (desire)melalui motivasi dan keteladanan, mendorong pengambilan keputusan (decision) anggota untuk berpartisipasi secara sukarela, serta menghasilkan tindakan (action) nyata berupa meningkatnya keterlibatan anggota dalam berbagai kegiatan pembinaan keagamaan. Meskipun
demikian, proses komunikasi persuasif masih menghadapi beberapa hambatan, antara lain rendahnya tingkat kehadiran anggota, kurangnya keterbukaan sebagian anggota, benturan jadwal dengan aktivitas sekolah, kuliah, maupun pekerjaan, serta rendahnya kesadaran dan rasa tanggung jawab sebagian anggota terhadap organisasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas komunikasi, pendekatan pribadi yang lebih intensif kepada anggota yang kurang aktif, serta pengembangan kegiatan yang menarik dan sesuai dengan minat remaja agar partisipasi anggota dalam pembinaan keagamaan semakin optimal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | komunikasi persuasif; AIDDA; IRMAS; pembinaan keagamaan |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302 Interaksi sosial > 302.2 Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Komunikasi dan Penyiaran Islam > Tugas Akhir |
| Depositing User: | Muhammad Teguh Azandi |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 08:18 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 08:18 |
| URI: | http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/5330 |
