Search for collections on IAIN SAS Babel Repository

Strategi forum kerukunan umat beragama dalam menciptakan harmoni sosial masyarakat di kota Pangkalpinang

Farid, Faisal (2026) Strategi forum kerukunan umat beragama dalam menciptakan harmoni sosial masyarakat di kota Pangkalpinang. Masters thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.

[thumbnail of HALAMAN AWAL_238101009.pdf] Text
HALAMAN AWAL_238101009.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I_238101009.pdf] Text
BAB I_238101009.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (363kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB II_238101009.pdf] Text
BAB II_238101009.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (497kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III_238101009.pdf] Text
BAB III_238101009.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (330kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV_238101009.pdf] Text
BAB IV_238101009.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (555kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V_238101009.pdf] Text
BAB V_238101009.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (319kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA_238101009.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA_238101009.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (274kB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA:
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengenai kondisi kemajemukan masyarakat Kota Pangkalpinang sebagai ibukota Provinsi Kepualauan Bangka Belitung yang dihuni oleh berbagai suku, agama, ras sehingga berpotensi memunculkan gesekan sosial antarumat beragama. Dari segi historis, terjadi beberapa peristiwa di Kota Pangkalpinang seperti isu kampanye hitam (balck campaign) yang menyerang Basuki Tjahja Purnama (Ahok) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2007, penutupan Masjid Al Amanah pada tahun 2018 dan penolakan pembangunan Gereja Alam Kudus pada tahun 2019, hal tersebut menunjukkan pentingnya kehadiran lembaga yang mampu merawat harmoni sosial secara berkesinambungan. Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Pangkalpinang hadir sebagai lembaga yang memainkan peran strategis tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi yang digunakan FKUB dalam menciptakan harmoni sosial di Kota Pangkalpinang, dan implementasi program FKUB dalam meningkatkan kerukunan antarumat beragama di Kota Pangkalpinang.

Melihat dari aspek metodologis, maka penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi partisipan, dokumentasi dan wawancara semiterstruktur dengan pihak terkait sebagai subjek penelitian adalah Ketua dan Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Pangkalpinang, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pangkalpinang. Data yang dikumpulkan akan dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi dengan triangulasi sebagai teknik keabsahan data.

Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Pangkalpinang dalam menciptakan harmoni sosial masyarakat di Kota Pangkalpinang melalui dialog lintas agama, melakukan sinergi lintas daerah, melaksanakan pembinaan lapangan; serta mengadakan kegiatan kepemudaan. Strategi yang digunakan tersebut merupakan implementasi peran Forum Kerukunan Umat Beragama sebagai penghubung sifat sosial umat beragama dan peran dalam menciptakan harmoni sosial. (2) Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Pangkalpinang mengimplementasikan lima program konkret dalam meningkatkan kerukunan antar umat beragama di Kota Pangkalpinang melalui dialog lintas agama, melaksanakan kemah pemuda lintas agama, melakukan gotong royong lintas agama, melalui FKUB goes to School, serta mengadakan sosialisasi peraturam perundang-undang.

ENGLISH:
The issue raised in this study concerns the pluralistic condition of Pangkalpinang City as the capital of Bangka Belitung Islands Province, which is inhabited by diverse ethnic, religious, and racial groups, thereby carrying the potential for social friction among its religious communities. Several incidents have occurred in Pangkalpinang City, such as the black campaign issue targeting Basuki Tjahja Purnama (Ahok) during the 2007 gubernatorial election, the closure of Al Amanah Mosque in 2018 and the rejection of the Alam Kudus Church construction in 2019, underscoring the urgent need for an institution capable of sustaining social harmony on an ongoing basis. The Forum for Religious Harmony of Pangkalpinang City serves as an institution fulfilling that strategic role. This study aims to determine the strategies used by the FKUB in creating social harmony in Pangkalpinang City, and the implementation of FKUB programs in enhancing interreligious harmony in Pangkalpinang City.

From a methodological standpoint, this study employs a qualitative approach using field research methods. Data collection techniques were obtained through participant observation, documentation, and semi-structured interviews with relevant parties as research subjects, namely the Chairperson and Secretary of the Religious Harmony Forum of Pangkalpinang City, the Head of the Ministry of Religious Affairs (Kemenag) of Pangkalpinang City, and the Head of the National Unity and Political Affairs Agency (Kesbangpol) of Pangkalpinang City. The collected data were analyzed using data reduction, data presentation, and verification, with triangulation as the data validity technique.

The results of the study indicate that: (1) The Forum for Religious Harmony of Pangkalpinang City creates social harmony in the city through interfaith dialogue, cross-regional synergy, conducting field guidance, and organizing youth activities. These strategies represent FKUB’s role as a connector of the social aspects of religious communities and its role in creating social harmony. (2) The Forum for Religious Harmony of Pangkalpinang City implements five concrete programs to enhance inter-religious harmony in Pangkalpinang City: interfaith dialogue, holding interfaith youth camps, organizing cross-religious communal work (gotong royong), FKUB goes to School, and socialization of laws and regulations.

Item Type: Thesis (Masters)
Keywords: forum kerukunan umat beragama; harmoni sosial; kerukunan antarumat beragama
Subjects: 200 – Agama > 290 Agama lainnya > 297 Agama Islam > 297.6 Pemimpin dan Organisasi Islam
Divisions: Pascasarjana > Pendidikan Agama Islam (S2) > Tugas Akhir Mahasiswa
Depositing User: Faisal Farid
Date Deposited: 02 Sep 2026 02:14
Last Modified: 02 Sep 2026 02:14
URI: http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/5210

Actions (login required)

View Item
View Item