Syawalika, Novia (2026) Peran orang tua dan guru PAI dalam menangani kenakalan siswa di SMP Negeri 2 Mentok Kabupaten Bangka Barat. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman siddik.
HALAMAN AWAL_2211026.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
BAB 1_2211026.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (312kB) | Request a copy
BAB 2_2211026.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (355kB) | Request a copy
BAB 3_2211026.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (263kB) | Request a copy
BAB4_2211026.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (546kB) | Request a copy
BAB 5_2211026.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (331kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_2211026.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (331kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai bentuk kenakalan remaja di lingkungan sekolah, seperti membolos, merokok, berkata kurang sopan, tidak mengerjakan tugas, serta melanggar tata tertib sekolah. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peran orang tua dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter dan mengarahkan perilaku remaja agar tidak terjerumus ke dalam perilaku menyimpang.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yaitu guru PAI, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, dan siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan dalam mengatasi kenakalan remaja melalui pemberian keteladanan, bimbingan, pengawasan, penanaman nilai-nilai agama, serta menjalin komunikasi yang baik dengan anak. Sementara itu, guru PAI berperan melalui pembinaan akhlak, pemberian nasihat, pembiasaan kegiatan keagamaan, penyampaian materi yang kontekstual, serta bekerja sama dengan pihak sekolah dan orang tua dalam menangani siswa yang melakukan pelanggaran. Sinergi antara orang tua dan guru PAI memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa sehingga perilaku kenakalan remaja dapat diminimalkan. Dengan demikian, kerja sama yang baik antara keluarga dan sekolah menjadi faktor penting dalam menciptakan peserta didik yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | peran orang tua; guru pendidikan agama Islam; kenakalan siswa |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya > 371.5 Disiplin Sekolah dan Aktivitas yang Berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Pendidikan Agama Islam > Tugas Akhir Mahasiswa |
| Depositing User: | Novia Syawalika |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 09:24 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 09:24 |
| URI: | http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/4997 |
