Sabdiansyah, Sabdiansyah (2026) Peran guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi dekadensi moral siswa: Studi kasus di SMK Negeri 1 Sungaiselan. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
Halaman Awal_2111236.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
BAB I_2111236.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (176kB) | Request a copy
BAB II_2111236.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (219kB) | Request a copy
BAB III_2111236.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (172kB) | Request a copy
BAB IV_2111236.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (505kB) | Request a copy
BAB V_2111236.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (118kB) | Request a copy
Daftar Pustaka_2111236.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (177kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIAN:
Siswa SMK berada pada rentang usia remaja (15-18 tahun) yang merupakan masa pencarian jati diri dan ditandai dengan emosi yang belum stabil serta mudah terpengaruh lingkungan. Pada usia ini, siswa rentan meniru perilaku negatif dari teman sebaya dan media digital, sehingga memunculkan dekadensi moral seperti berkata kasar, merokok, membolos, melawan guru, dan perilaku buruk lainnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dekadensi moral tidak terlepas dari karakteristik perkembangan usia remaja, sehingga diperlukan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membina moral dan karakter siswa sesuai dengan tahap perkembangan usianya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi dekadensi moral siswa di SMK Negeri 1 Sungaiselan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi wakil kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, guru Bimbingan dan Konseling, serta siswa SMK Negeri 1 Sungaiselan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk dekadensi moral siswa di SMK Negeri 1 Sungaiselan meliputi penggunaan bahasa kasar dan kata-kata tidak pantas, memudarnya sopan santun terhadap guru, perilaku merokok, keterlibatan dalam tawuran, pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, serta rendahnya kesadaran beragama dan kedisiplinan ibadah. Faktor-faktor penyebab dekadensi moral siswa dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan media digital yang tidak terkontrol, lingkungan pergaulan yang negatif, kurangnya perhatian dan pengawasan dari keluarga, minimnya pembiasaan nilai-nilai keagamaan, serta rendahnya keimanan. Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi dekadensi moral siswa dilakukan melalui penanaman nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia dalam proses pembelajaran, pemberian keteladanan yang baik, serta pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Qur'an, sholat berjamaah, kajian Islami, pesantren kilat, dan peringatan hari besar Islam. Upaya tersebut memberikan dampak positif terhadap perubahan sikap siswa, peningkatan kesadaran beribadah, serta pembentukan karakter religius dan moral yang lebih baik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | dekadensi moral; siswa; peran guru pendidikan agama Islam |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya > 371.8 Anak Didik, Murid, Siswa, Pelajar 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya > 371.1 Guru, Tenaga Pendidik, Tenaga Pengajar, Ahli Pendidikan |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Pendidikan Agama Islam > Tugas Akhir Mahasiswa |
| Depositing User: | Sabdiansyah Sabdiansyah |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 04:16 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 04:16 |
| URI: | http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/4827 |
