Mukhafidhoh, Lucky (2026) Hak asuh anak dalam kasus perceraian berdasarkan hukum Islam dan hukum positif: Studi kasus di Desa Sengir Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
Halaman Awal_2132027.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (5MB)
BAB I_2132027.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (5MB) | Request a copy
BAB II_2132027.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (6MB) | Request a copy
BAB III_2132027.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
BAB IV_2132027.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
BAB V_2132027.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (708kB) | Request a copy
Daftar Pustaka_2132027.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan hak asuh anak (ḥaḍānah) dalam kasus perceraian di Desa Sengir Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan, serta bagaimana pandangan hukum Islam dan hukum positif terhadap penentuan hak asuh tersebut. Fokus penelitian ini adalah menganalisis praktik penetapan hak asuh anak berdasarkan prinsip kemaslahatan anak (the best interest of the child) dan kesesuaiannya dengan norma fiqh serta peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian field research dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak-pihak terkait seperti orang tua yang bercerai, tokoh agama, perangkat desa, dan pihak Pengadilan Agama. Data sekunder bersumber dari literatur hukum Islam, Kompilasi Hukum Islam, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak asuh anak di Desa Sengir pada umumnya diberikan kepada ibu bagi anak yang belum mumayyiz, sesuai dengan ketentuan fiqh dan hukum positif, selama ibu memenuhi syarat kelayakan serta mampu menjamin kemaslahatan anak. Selain itu, ditemukan adanya keterlibatan keluarga besar seperti nenek atau kerabat dekat dalam proses pengasuhan, yang mencerminkan adat lokal ('urf) dan sejalan dengan kaidah al-‘ādah muḥakkamah dalam hukum Islam, yaitu kebiasaan yang baik dapat dijadikan dasar hukum selama tidak bertentangan dengan nash.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Hak Asuh Anak; Perceraian; Hukum Islam; Hukum Positif; Kemaslahatan Anak |
| Subjects: | 200 – Agama > 290 Agama lainnya > 297 Agama Islam > 297.14 Ilmu Fikih/Hukum Islam 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 306 Kultur, ilmu budaya, kebudayaan dan lembaga-lembaga, institusi > 306.81 Pernikahan, Perkawinan, Status Pernikahan |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam > Tugas Akhir Mahasiswa |
| Depositing User: | Lucky Mukhafidhoh |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 07:06 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 07:06 |
| URI: | http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/4611 |
