Search for collections on IAIN SAS Babel Repository

Tanggung jawab ibu dalam nafkah anak perspektif hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia

Sumartina, Sumartina (2026) Tanggung jawab ibu dalam nafkah anak perspektif hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.

[thumbnail of Halaman Awal_2232020.pdf] Text
Halaman Awal_2232020.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (573kB)
[thumbnail of BAB I_2232020.pdf] Text
BAB I_2232020.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (244kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB II_2232020.pdf] Text
BAB II_2232020.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (417kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III_2232020.pdf] Text
BAB III_2232020.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (257kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV_2232020.pdf] Text
BAB IV_2232020.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (378kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V_2232020.pdf] Text
BAB V_2232020.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (190kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka_2232020.pdf] Text
Daftar Pustaka_2232020.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (231kB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA:
Nafkah anak merupakan kewajiban orang tua yang berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan hidup anak. Dalam hukum Islam dan hukum positif di Indonesia, tanggung jawab utama pemberian nafkah anak berada pada ayah. Namun, dalam kenyataannya tidak sedikit ayah yang tidak mampu atau tidak menjalankan kewajiban tersebut, sehingga ibu mengambil peran dalam memenuhi nafkah anak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep tanggung jawab nafkah anak menurut hukum Islam, menguraikan bentuk tanggung jawab ibu terhadap nafkah anak dalam kondisi tertentu, serta menganalisis pengaturan hukum positif di Indonesia terkait peran ibu dalam pemberian nafkah anak.

Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan terhadap sumber hukum Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap sumber hukum Islam, peraturan perundang-undangan nasional, serta literatur ilmiah yang relevan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut hukum Islam, ayah tetap menjadi pihak yang bertanggung jawab atas nafkah anak, namun dalam keadaan tertentu tanggung jawab tersebut dapat dialihkan kepada ibu demi kemaslahatan serta perlindungan jiwa anak (hifz al-nafs). Hukum positif di Indonesia juga membuka kemungkinan keterlibatan ibu dalam pemberian nafkah anak apabila ayah tidak mampu, dengan tetap mengutamakan manfaat dan kepentingan terbaik bagi anak, hal ini sejalan dengan teori yang dikemukan oleh Gustav Radbruch yaitu dengan perwujudan dari prinsip kebermanfaatan sosial sehingga hukum berfungsi tidak hanya sebagai instrumen normatif, tetapi juga sebagai sarana perlindungan dan kesejahteraan anak dalam konteks keluarga yang dinamis di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai tanggung jawab ibu dalam nafkah anak serta mendorong perlindungan hak anak secara lebih adil dan proporsional.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords: nafkah anak; tanggung jawab ibu; hukum islam; hukum positif
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam > Tugas Akhir Mahasiswa
Depositing User: Sumartina Sumartina
Date Deposited: 09 Apr 2026 05:49
Last Modified: 09 Apr 2026 08:23
URI: http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/4604

Actions (login required)

View Item
View Item