Habiburrahman, Habiburrahman (2026) Analisis hukum terhadap penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan ditinjau dari maṣlaḥah: Studi di unit pelaksana teknis daerah perlindungan perempuan dan anak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
Halaman Awal_2132073.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
BAB I_2132073.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (820kB) | Request a copy
BAB II_2132073.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (663kB) | Request a copy
BAB III_2132073.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (465kB) | Request a copy
BAB IV_2132073.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (535kB) | Request a copy
BAB V_2132073.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (429kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_2132073.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (174kB) | Request a copy
Abstract
INDONESIA:
Penelitian ini membahas penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan tinjauan dari Prinsip Maṣlaḥah. Kekerasan terhadap perempuan merupakan persoalan sosial dan hukum yang terus meningkat, sehingga dibutuhkan analisis menyeluruh mengenai efektivitas penanganan yang dilakukan oleh lembaga pemerintah serta kesesuaiannya dengan nilai-nilai kemaslahatan dalam hukum Islam.
Prinsip Maṣlaḥah digunakan untuk melihat sejauh mana penanganan tersebut memberikan manfaat yang sejalan dengan tujuan syariat Islam dalam melindungi jiwa, kehormatan, dan akal perempuan korban kekerasan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak UPTD PPA yang menangani kasus kekerasan terhadap perempuan, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui dokumentasi, arsip laporan, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penanganan oleh UPTD PPA telah sesuai dengan regulasi, khususnya Peraturan Menteri PPPA Nomor 4 Tahun 2018, meliputi proses penerimaan laporan, asesmen, pendampingan psikologis dan hukum, hingga rujukan ke lembaga terkait. Namun, terdapat kendala berupa keterbatasan SDM, sulitnya menjangkau wilayah tertentu, serta rendahnya pemahaman hukum korban, sehingga memerlukan peningkatan koordinasi antarinstansi.
Dari perspektif Maṣlaḥah, penanganan yang dilakukan UPTD PPA memberikan kemaslahatan yang luas dan sejalan dengan maqāṣid asy syarī’ah, terutama dalam aspek perlindungan jiwa (hifz al-nafs), kehormatan (hifz al-‘irdh), dan akal (hifz al-‘aql). Implementasi tersebut menunjukkan bahwa perlindungan perempuan melalui sistem layanan UPTD PPA tidak hanya bernilai hukum positif, tetapi juga sejalan dengan nilai keadilan dalam hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | kekerasan terhadap perempuan; uptd ppa; maṣlaḥah; perlindungan perempuan |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam > Tugas Akhir Mahasiswa |
| Depositing User: | Habiburrahman Habiburrahman |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 08:07 |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 08:08 |
| URI: | http://repository.iainsasbabel.ac.id/id/eprint/4592 |
